Pelumas food-grade dapat di gunakan di dalam berbagai macam industri, dari proses pengolahan makanan, pemotongan hewan dan unggas, farmasi, pertanian. Pelumas Food Grade harus mematuhi kualifikasi teknis yang diterbitkan dalam Daftar Federal, FDA 21CFR, 178.3570, serta standar FDA untuk bahan baku yang digunakan dalam produk kelas makanan (seperti pelumas) di Amerika Serikat, termasuk impor dan ekspor .
Produk H1 food grade diproduksi dari komponen yang telah dievaluasi dan disetujui oleh FDA AS dan dinyatakan aman untuk digunakan dalam persiapan pengolahan makanan. Konsentrasi maksimum pelumas yang diperbolehkan dalam makanan adalah 10 ppm (bagian per juta). Sebagian besar pelumas H1 berkualitas premium disetujui Kosher dan Pareve serta bersertifikat Hala Ifanca
Pelumas NSF H1/food-grade memainkan peran penting dalam program Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Di Amerika Serikat, FDA dan USDA menuntut minuman dan pengolah makanan lainnya mengembangkan program HACCP. Namun, jika prosesor ini menggunakan 100% pelumas food-grade NSF H1 maka mereka tidak diharuskan memiliki rencana HACCP dengan program pelumasannya, karena pelumas NSF H1 tidak dianggap sebagai potensi bahaya kimia.
Saat merekomendasikan dan/atau menggunakan pelumas food grade, mereka harus mematuhi NSF International H1, standar yang menggantikan sistem USDA untuk pelumas di mana kemungkinan terjadi kontak tak sengaja dengan makanan. Untuk daftar lengkap pelumas kelas makanan yang terdaftar di NSF di semua kategori klasifikasi, lihat klasifikasi Petro-Canada.
Saat merekomendasikan dan/atau menggunakan pelumas food grade, mereka harus mematuhi NSF International H1, standar yang menggantikan sistem USDA untuk pelumas di mana kemungkinan terjadi kontak tak sengaja dengan makanan. Untuk daftar lengkap pelumas kelas makanan yang terdaftar di NSF di semua kategori klasifikasi, lihat klasifikasi Petro-Canada.
Persetujuan dan pendaftaran produk pelumas NSF Internasional dibagi dalam ke tiga kategori tergantung dari bahan dasar yang digunakan dalam formulasi nya. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai ke tiga kategori tersebut:
- H1 lubricants adalah pelumas food grade yang di gunakan dalam proses pengolahan makanan dimana ada kemungkinan makanan terpapar pelumas secara tidak sengaja atau insidentil.
- H2 lubricants adalah pelumas yang di gunakan pada alat dan mesin yang lokasi nya tidak ada kemungkinan terjadi kontak antara pelumas dengan makanan yang di olah. Karena tidak ada nya resiko terjadi nya kontak antara pelumas dan makanan maka pelumas kategori H2 tidak memiliki batasan bahan dasar yang di gunakan.
- 3-H Lubricants sebagai pelumas dan release agen yang bersentuhan langsung dengan makanan. Pelumas ini berbeda dengan H-1 dan H-2, karena pelumas 3-H dapat digunakan sebagai bahan tambahan makanan atau food additive.
Perbedaan Oli Non Food Grade Dan Oli Food Grade
Sebagai Premium Lubricants Petro-Canada memberikan sertifikat untuk kebutuhan audit perusahaan Farmasi, Food Industri dan lain-lain, Surya Jaya Wijaya memperhatikan kebutuhan pelanggan mengenai audit dari lembaga pemerintah maupun untuk keperluan ekspor perusahaan, Petro-Canada memiliki berbagai macam pelumas food grade berkinerja tinggi serta disertifikasi dengan NSF H1, Halal, Kosher, Allergen, Animal Free dan banyak lagi.
Untuk mendapatkan sertifikat produk pelumas Food Grade silahkan Hubungi Kami.

