Travelator adalah mesin yang dipakai untuk bermobilisasi di dalam gedung. Fungsi utamanya untuk membantu perpindahan manusia atau barang. Beberapa gedung memasang mesin ini untuk membantu mobilisasi vertikal dari lantai satu ke lantai berikutnya. Namun, ada juga gedung yang menerapkan mesin ini untuk membantu mobilitas secara horizontal, sebagai contoh beberapa bangunan bandar udara
Apakah Travelator & Escalator Sama ?
Alat ini berbeda dengan eskalator yang memiliki bentuk seperti tangga berundak yang dapat berjalan. Travelator punya jalur yang lurus seperti ramp berjalan. Jadi, kita tidak perlu menenteng barang bawaan ketika menaiki mesin ini. Pengguna kursi roda pun akan lebih mudah untuk memakai mesin ini daripada eskalator.
Dibandingkan dengan eskalator, mesin ini cenderung lebih lambat pergerakannya. Rata-rata mesin ini memiliki kecepatan 0,6 meter per detik sampai 1,3 meter per detik. Selain logam dan mesin, material dipakai sebagai elemen-elemen pendukung alat ini bisa dikatakan memiliki sifat yang fleksibel dan elastis. Maka dari itu, kamu akan menemui banyak bahan karet atau komposit yang digunakan. Semuanya terangkai pada plat baja dari mesin ini.
Jika tertarik untuk menggunakan travelator dalam bangunan, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal. Memperhatikan hal-hal yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini akan memaksimalkan fungsi alat serta kesesuaian dengan bangunan sebagai titik pemasangannya.
Bagaimana Menggunakan Travelator Di Gedung Anda?
- Perlu menyesuaikan kapasitas pengguna dengan perhitungan perkiraan orang yang akan menggunakannya.
- Menentukan kapabilitas mesin. Kita perlu memilih mesin yang cocok kecepatan pergerakannya dengan perkiraan pengguna.
- Sudut kemiringan pemasangan. Jika dipasang sebagai alat mobilisasi vertikal, maka kita perlu mengukur agar alat ini bisa digunakan dengan nyaman. Perkiraan kemiringan yang bisa di-cover oleh alat ini adalah 10 sampai 20 derajat.
- Ketinggian antar lantai.
- Sistem operasi. Hal ini berkaitan dengan ke mana kita menentukan arah dari mesin.

