Lift adalah alat angkut yang berjalan secara vertikal, yaitu naik dan turun atau sebaliknya. Di dalam lift terdapat beberapa tombol panel yang bisa digunakan untuk menentukan di lantai berapa kita akan berhenti. Lantas, bagaimana aturan atau etika pada saat kita akan atau sedang menggunakan lift.
Bagaimanakah Cara Menggunakan Lift Yang Baik Dan Benar ?
- Dahulukan Yang Akan Keluar
Pada saat lift berhenti dan pintu terbuka, lihatlah apa ada orang yang akan keluar, jika ada biarkanlah mereka keluar terlebih dahulu, setelah itu barulah anda masuk. Bisa dibayangkan bukan, jika mereka yang akan keluar dan masuk saling berebut jalan. Ketahuan deh kalau kita orang yang belum pernah naik lift sebelumya. - Jangan Menyalakan Rokok
Jangan sekali-kali anda menyalakan api rokok di dalam sebuah lift karena hal ini sangat mengganggu pengguna yang lain, belum lagi jika asap tersebut tercium alat pendeteksi kebakaran dan akhirnya membuat alarm berbunyi, bisa bikin heboh orang satu gedung tentunya.
- Dilarang Membuat Kegaduhan
Pada saat berada di lift, usahakan anda tidak membelakangi pintu dan tidak membuat kegaduhan. Tetaplah tenang, meskipun boleh jadi anda sedang merasa kagum melihat pemandangan di luar lift ataupun sebaliknya anda merasa takut berada di ruangan tersebut. Intinya jangan membuat kegaduhan apa pun dengan menenangkan diri karena semua akan baik-baik saja.
- Keluar Jika Terjadi Overload
Sebuah lift memiliki pengaturan otomatis yang mana ia tidak akan berjalan jika terjadi overload atau kelebihan beban. Overload biasanya ditandai dengan pintu lift tidak mau menutup. Jika terjadi hal semacam ini,
maka orang yang terakhir masuk wajib keluar untuk mengurangi beban. Setiap lift memiliki kapasitas beban yang berbeda, namun rata-rata ia hanya mampu menampung beban 13 orang. Nah, Point inilah yang menyebabkan tali sling lift putus dan lift jatuh, di kasus salah satu pusat perbelanjaan di Blok M.

